Rabu, 26 Februari 2020

SEKOLAH CODING ANAK INDONESIA

CODING IS FUN sebuah sekolah coding anak Indonesia yang didirikan sejak satu setengah tahun lalu (2017), yang dimulai dengan membuka kelas kegiatan workshop yang mempelajari dan membuat game dengan bahasa visual menggunakan software Scratch.


Workshop coding pertama kali di studio #RSRZ



Awal berdiri sekolah coding is fun ini terpicu oleh perkataan Tim Cook (CEO Apple) https://www.liputan6.com/tekno/read/3127123/bos-apple-belajar-coding-lebih-penting-dari-bahasa-inggris  bahwa belajar coding lebih baik ketimbang belajar bahasa Inggris. Perkataan ini yang membuat kami terinspirasi untuk mengadakan pelajaran coding ke anak sejak dini. Karena bahasa coding adalah bahasa universal yang akan banyak digunakan kelak di era industri 4.0 ke depan, dan anak-anak akan dapat paham materi coding ini lewat bahasa yg universal, yaitu bahasa gambar (block code).

Sejak itu Zulkifli Faiz (alumni Seni Rupa ITB 1983) dan Muhammad Edliadi (alumni Astonomi ITB 2000) mendirikan kelas pemrograman komputer yang kami beri nama kelas CODING IS FUN yang berdiri sejak dimulainya workshop coding pertama kali kami di bulan  September 2017.

Dari kegiatan workshop akhir pekan yang diadakan petama kali di studio #RSRZ ini terus digulirkan ke daerah-dareh lain seputar Jabodetabek, Banten, Bandung, Sukabumi, hingga Tasikmalaya. 

Kegiatan coding di Bandung

Coding robot di tempat wisata d Bandung Selatan

Workshop coding game di Tangsel

Workshop basic coding game di Bandung Timur

Mengenalkan coding membuat game
di TK  Ibnu Rusyd BSD, Tangsel

Workshop Coding di Ponpes (putra)
Al-Kautsar 561 Tasikmalaya

Santriwati Al-Kautsar 561 Tasikmalaya saat belajar coding
 

Kegiatan ini merupakan upaya mengenalkan coding ke masyarakat luas dan sekaligus pula sebagai upaya awal melawan anak yang kecanduan game dengan mengajaknya untuk belajar membuat game. Bermain game dan membuat game adalah hal yang berbeda. Pembuat game si anak akan belajar banyak segala hal, dan yang terpenting adalah belajar berpikir runut, matematis serta kreatifitas, sementara pemain game hanya menikmati saja memuaskan kesenangannya. Tidak saja belajar coding hanya bisa membuat game semata, tapi melalui coding anak bisa beljar dan berkarya animasi, mencipta aplikasi, membuat cerita interaktif, membangun robot pintar, Internet of thing dan lain sebagainya

Saat menyimak materi coding DJI Robo Master S1
dilapangan futsal

Suasana kelas Coding is fun di toko buku
Millennia, Cireundeu

Coding drone bagian dari materi yang diajarkan
ke semua siswa

Siswa asyik praktek coding drone


 DJI Tello drone

Praktek membuat projek automata (dasar mekanikal) +
microcontroller Arduino

Kit Arduino: bahan praktek materi coding robotik


Lewat edukasi semacam ini kami lakukan terus menerus sebagai upaya mengedukasi masyarakat betapa pentingnya mempelajari coding sejak dini untuk masa depan kelak.

Pada kelas reguler angkatan pertama, kelas dimulainya dengan 4 orang siswa. Level pertama atau basic ini kami lakukan selama 24 kali pertemuan atau 1 semester. hingga saat ini sudah mesasuki semester ke-3 atau level 3.

Di sekolah coding ini siswa akan mempelajari coding dengan berbagai aplikasi yang berbahasa visual. Karena dengan bahasa visual inilah maka coding dapat diajarkan hingga ke anak usia dini sekalipun.

Materi Coding is fun: sekolah coding anak Indonesia:
- Scratch
- Picotblox
- S4A
- ArduBlock
- Arduino IDE
- Microcontroller: Arduino, Microbit
- App Inventor
- Drone Block
- Coding Robo Master S1
- Dasar elektronika
- Dasar mekanika
- Seni Rupa
- Mengikuti lomba coding/robotik
- Membuat projek perorangan
- Pameran karya tahunan

Materi-materi coding is fun bisa dilihat di sini

Model pembelajaran dilakukan dengan metode project based dan juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar mencari pengalaman dari lomba coding maupun lomba robotik di luar kelas. Seperti yang sudah dilakukan oleh siswa di level SD yang telah mengikuti lomba robotika dan memenangkan juara ke-3 di ajang R4M yang diadakan di Universitas Tarumanegara, Jakarta bulan Januari 2020 lalu.

Diajang lomba Robot 4 mission:
Tim Coding is fun meraih  juara 3


Ayman Mafmudz (5 SD) siswa Coding is fun dibabak final
lomba OTN di Jakarta Convension Centre sesaat
mempresentasikan karyanya

Para peserta finalis tingkat SD

Kinanthi Sekarlangit (5 SD) siswa Coding is fun
dengan karyanya Jaga kebersihan

Giga (1 SMP)  saat mendemokan game buatannya
di hadapan para juri lomba

Siswa Coding is fun di ajang Festival seni Rupa Anak Indonesia "MAIN" di Galeri Nasional, Jakarta menunjukkan prestasinya dengan karya berjudul Kamichu: pixel art game adalah Kibar Desain Salman siswa 2 SMP yang lolos dalam pameran tersebut yang menggabungkan seni rupa dan coding dalam sebuah karya instalasi berukuran kurang lebih 2 x 2 meter

Kibar Desain Salman saat mempersiapkan karya instalasinya
di Galeri Nasional, Jakarta

Kamichu: Kolaborasi seni rupa + coding,
sebuah seni media baru















Label